skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyebab Sinusitis

Penyebab Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan pada selaput sinus. Sinus adalah ruang yang berisi udara di dalam tulang wajah yang terletak di sekitar hidung. Ketika sinus tersumbat dan penuh dengan cairan, maka kuman (bakteri, virus, dan jamur) akan berkembang dan menyebabkan infeksi.

Sinus terhubung dengan bagian dalam hidung. Sinus terlapisi oleh sel-sel yang memproduksi lendir (mukus) yang disebut sebagai selaput lendir (membran mukosa). Selaput lendir berfungsi menjaga agar hidung tidak kering, membantu memerangkap kotoran dan bakteri yang masuk bersama napas.

Penderita sakit kepala tersebut tidak merasakan perbaikan walaupun telah mengkonsumsi obat – obatan karena penderita tidak mengetahui bahwa sakit kepala yang diderita diakibatkan oleh sinusitis.

Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab sinusitis yang perlu anda ketahui :

  1. Polip

Polip adalah sebuah jaringan kecil yang jinak yang tumbuh di bagian hidung atau jaringan rongga sinus. Polip akan menyebabkan rongga sinus tidak mendapatkan aliran udara seperti yang seharusnya sehingga lendir tidak bisa mengering dan keluar dari rongga ini. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan peradangan pada bagian rongga sinus.

  1. Alergi

Alergi menjadi faktor penyebab sinusitis, karena peradangan dapat memblokir saluran hidung dan mencegah pengeringan sehingga alergi sering dikaitkan dengan penyakit tersebut. Penelitian telah menunjukkan bahwa pasien sinusitis yang memiliki alergi cenderung memiliki sinusitis yang lebih kompleks.

  1. Virus

Virus menjadi faktor penyebab sinusitis karena kebanyakan infeksi sinus (sinusitis) dimulai saat udara dingin. Pilek disebabkan oleh virus, yang dapat membuat jaringan hidung membengkak, menghalangi lubang yang biasanya mengalirkan cairan sinus.

  1. Bakteri

Bakteri menjadi faktor penyebab sinusitis meskipun jarang, tetapi hampir selalu menjadi penyebab komplikasi, infeksi sekunder. Dalam kasus ini, kemungkinan besar bakteri Streptococcus pneumoniae atau Haemophilus influenzae.

  1. Iritasi Akibat Polutan Udara

Polusi udara luar ruangan dan bau yang kuat seperti parfum dapat menyebabkan batuk, iritasi hidung, dan menyebabkan peradangan yang dapat meningkatkan risiko sinusitis.

  1. Jamur

Ketika sistem kekebalan tubuh Anda rentan, jamur dapat tumbuh, terutama di area yang lembab dan gelap (sinus). Jamur yang paling umum yang terkait dengan sinusitis adalah Aspergillus.

  1. Menyelam atau Berenang

Jika Anda memiliki kesukaan berenang atau menyelam maka Anda harus menjaga agar tidak terkena sinusitis. Berenang dan menyelam akan membuat tekanan yang cukup tajam pada daerah telinga, hidung dan rongga sinus. Akibatnya maka sering menyebabkan iritasi pada bagian hidung dan membuat jaringan sinus mengalami infeksi.

  1. Kondisi Medis yang Kronis

Kondisi medis yang kronis disini dapat dimisalkan seperti gangguan yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, cystic fibrosis, peradangan saluran udara. Sehingga dapat menjadi faktor penyebab sinusitis. Kondisi tersebut membuat kemampuan untuk melawan kuman terganggu.

  1. Kurangnya Kelembaban

Salah satu faktor penyebab sinusitis yang dapat membuat sinusitis lebih parah. Ketika lendir terperangkap di bagian hidung untuk jangka waktu yang lama, dapat kehilangan air dan menebal. Sehingga, Anda disarankan membuat hidung Anda selembab mungkin.

  1. Merokok

Rokok juga bisa mengiritasi hidung dan menyebabkan peradangan, sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi sinus. Perokok mungkin berisiko lebih tinggi terkena infeksi sinus karena sistem pembersih sinus alami mereka rusak oleh asap rokok.

  1. Anatomi yang Berbeda

Bentuk anatomi yang berbeda yang menyebabkan kelainan hidung. Kemudian bagian sempit drainase, tumor, atau celah langit – langit dapat memblokir bukaan di sinus, mencegah lendir mengering. Lendir kemudian dapat terinfeksi dengan virus atau bakteri.